Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2020 Nuansa Baru di Tahun Baru dengan Furnitur Baru

Jakarta, 7 Januari 2020Momen akhir tahun biasanya identik dengan masa liburan dan momen berkumpul dengan keluarga. Ruang keluarga menjadi tempat istimewa di kala liburan karena menjadi tempat paling ramai. Tidak sedikit pula orang yang mendekor ulang perabotan di rumah mereka untuk menyambut momen liburan panjang akhir tahun bersama keluarga dan kerabat.

 

Nuansa baru di ruang keluarga, ruang tamu, atau bagian lain dari rumah bisa menambah kenyamanan dan kehangatan rumah. Selain mendekor ulang dengan cara memindahkan barang atau meremajakan furnitur, mengganti furnitur lama dengan furnitur baru juga bisa menjadi pilihan. Pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2020 bisa menjadi salah satu acuan untuk mendapatkan produk furnitur berkualitas untuk mendapatkan nuansa baru.

 

Sebagai pameran furnitur terbesar di Indonesia dan kawasan regional, IFEX 2020 menghadirkan ratusan perusahaan furnitur dengan ribuan produk yang inovatif, kreatif, menarik dan memiliki nilai tinggi. Desain-desain unik produk furnitur di IFEX 2020 akan menambah cantik suasana ruangan sesuai dengan tren yang ada.

 

Pameran berkelas dunia seperti IFEX selalu menjadi tolok ukur tren perubahan furnitur berikut dengan desain interior, teknologi, atau material yang digunakan. Beberapa tren furnitur yang diperkirakan akan menjadi acuan pada 2020 antara lain penggunaan material yang ramah lingkungan serta furnitur berbahan dasar rotan.

 

Indonesia sebagai negara penghasil rotan terbesar di dunia bisa memanfaatkan tren ini untuk menghasilkan produk-produk yang lebih berkualitas, lebih menarik, dan tahan lama dengan teknologi terbaru. Pemanfaatan teknologi menjadi penting untuk mengejar persaingan dengan negara lain.

 

“Inovasi teknologi di industri furnitur sudah menjadi keharusan karena ini akan membantu meningkatkan kemampuan produksi dan daya saing produk furnitur kita. Dengan demikian, kita akan lebih mampu bersaing dengan produk-produk dari negara lain,” ujar Sekretaris Jenderal Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), Abdul Sobur. Dengan teknologi yang tepat, pelaku industri juga bisa melakukan perencanaan produksi dengan lebih baik sehingga tidak menyisakan banyak materi buangan.

 

Industri furnitur di Indonesia memiliki kelebihan dalam hal ketersediaan bahan baku dan sumber daya manusia. Apabila kedua kelebihan ini ikut didukung dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, HIMKI yakin Indonesia bisa menjadi salah satu negara penghasil dan pengekspor produk furnitur terbesar di dunia.

 

Etalase Furnitur Berkualitas

Dari tahun ke tahun IFEX menjadi ajang untuk menunjukkan kualitas produk furnitur Indonesia. Setiap tahun jumlah buyers dan visitor dari berbagai negara di dunia juga terus mengalami peningkatan. Beragamnya produk furnitur yang ditampilkan pada IFEX, baik produk furnitur indoor maupun outdoor, menjadikan IFEX seperti sebuah rumah besar dengan pilihan dekorasi yang beragam.

 

Pihak penyelenggara berharap IFEX bisa menjadi ‘rumah’ tempat kembali bagi para pemain industri furnitur dunia dimana mereka bisa merasa nyaman untuk berinteraksi, berkomunikasi, dan saling berbagi. Sebuah tempat berkumpul di saat ‘liburan panjang’ dan mereka bisa benar-benar menikmati waktu mereka di ajang pameran ini. Kehadiran ribuan buyers dan visitor diharapkan ikut menjadi medium untuk mempromosikan produk furnitur Indonesia di negara asal mereka. Kekuatan word-of-mouth dari para buyers dan visitor yang sudah datang diharapkan menarik lebih banyak lagi pemain furnitur dunia yang meramaikan IFEX.

 

“Kami ingin membuat para buyers dan visitor yang datang ke IFEX merasakan bahwa mereka sedang ‘pulang ke rumah’ dan bukan sekadar menghadiri sebuah pameran furnitur. Kami ingin menciptakan kenyaman sebuah rumah dan para pemain industri furnitur di Indonesia sebagai sebuah keluarga yang menyambut keluarga jauh mereka. Sebuah interaksi mutual yang tidak hanya bersifat bisnis tetapi sebuah komunikasi jangka panjang untuk saling meningkatkan potensi dan kekuatan masing-masing,” ujar Abdul Sobur.