Tim Direksi Baru Siap Mengawal Konsolidasi Bisnis PT Dyandra Media International Tbk.

Salah satu keputusan penting RUPS tahun ini adalah pergantian sejumlah anggota Komisaris dan Direksi DYAN. Sebanyak 3 (tiga) nama baru masuk ke dalam jajaran Komisaris dan Direksi; menggantikan yang lama.  Susunan anggota Komisaris dan Direksi perseroan yang baru adalah sebagai berikut:

 

Komisaris Utama                     : Lilik Oetama

Komisaris                                : Emmanuel Ernawan

Komisaris                                : Lo Stefanus

Komisaris Independen             : Bambang Trisulo

Komisaris Independen             : Widi Krastawan

 

Direktur Utama                       : Rina R. Maksum

Direktur                                   : Ery Erlangga

Direktur                                   : Adrian Sebastian Herlambang

Direktur                                   : Sri Mulyani

Direktur Independen               : Maryamto Sunu

 

Presiden Direktur DYAN, Rina R. Maksum menegaskan bahwa seluruh anggota direksi perseroan bertekad melaksanakan program konsolidasi usaha yang menjadi prioritas DYAN pada tahun 2018. Program konsolidasi tersebut mencakup beberapa kegiatan utama, yaitu tahun 2018 Perseroan berkomitmen akan terus memperbaiki kinerja dan peningkatan penjualan melalui berbagai aspek, diantaranya menghadirkan inovasi pada event dan pameran, berkompetisi dalam bisnis digital, penyelenggaraan event internasional di ruang konvensi milik Perseroan dan akan tetap mencanangkan efisiensi dalam menjalankan bisnis Perseroan untuk mencapai target laba yang lebih baik.

 

Direksi percaya, program konsolidasi usaha itu akan memperbaiki kinerja keuangan perseroan pada tahun 2018. Dalam jangka panjang, strategi tersebut akan menciptakan pondasi yang kuat bagi rencana pengembangan bisnis DYAN di masa mendatang.

 

DYAN Membukukan Keuntungan Bersih Rp 9.1 milliar

 

Di dalam RUPS ini, direksi perseroan juga telah memaparkan mengenai kinerja keuangan 2017. “Sebagaimana kita ketahui bersama pada tahun 2017 kondisi perekonomian Indonesia maupun global mulai mengalami perbaikan. Pemulihan ekonomi global dapat dilihat dari pertumbuhan ekonomi dunia yang mencapai 3,7%. Sederet negara ASEAN juga mengalami akselerasi pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2017. Berdasarkan Biro Pusat Statistik (BPS), Indonesia berhasil mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi 5,07% Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2017 ini sejalan dengan meningkatnya ketahanan fundamental perekonomian. Angka inflasi berhasil terjaga pada level 3,61%, surplus neraca pembayaran berlanjut dan stabilitas nilai tukar Rupiah juga terjaga. Ini semua berdampak pada penguatan fundamental industri selama tahun 2017. Dengan kondisi perekonomian tersebut, secara spesifik peluang industri MICE di Indonesia menjadi lebih baik. Karena itu, Perseroan memanfaatkannya sebagai momentum untuk terus memperbaiki kinerja Perseroan di tahun 2017, yang tercermin dari membaiknya kinerja operasional dan keuangan terutama pada pilar bisnis event dan exhibition organizer yang lebih baik dari tahun sebelumnya.” ujar Rina R. Maksum, Direktur Utama PT Dyandra Media International, Tbk.

 

Pada tahun 2017, DYAN mencatatkan perbaikan kinerja keuangan yang signifikan.  Walaupun pendapatan bersih perseroan pada tahun 2017 turun 4% atau sebesar Rp. 37 Miliar dari Rp 899 Miliar menjadi Rp 861 Miliar. Namun, laba tahun 2017 tercatat sebesar Rp. 9,1 Miliar mengalami peningkatan 115% dari rugi tahun 2016 sebesar Rp. 59,6 Milliar. Peningkatan laba ini dipengaruhi oleh efisiensi dan pengendalian biaya pada berbagai aspek di seluruh unit bisnis.

 

Tentang PT Dyandra Media International Tbk (DYAN)

 

PT Dyandra Media International Tbk resmi menjadi perusahaan publik pada tanggal 25 Maret 2013 dengan mencatatkan sebanyak 1.282.000.000 lembar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada awal berdirinya yaitu tahun 2007, Perseroan dibentuk sebagai perusahaan induk (holding company) bagi beberapa perusahaan yang bergerak di industri Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition (MICE), yang telah terlebih dahulu didirikan.

 

PT Dyandra Promosindo merupakan perusahaan pertama yang didirikan. Hadir sejak 3 Maret 1994, perusahaan ini bergerak di bidang penyelenggaraan pameran di Indonesia. Seiring dengan pertumbuhannya, PT Dyandra Promosindo memperluas usahanya dengan membuka kantor-kantor cabang di Surabaya, Yogyakarta dan Makassar.

Perseroan membagi bidang usahanya menjadi 4 pilar yaitu :

 

  1. Bisnis Penyelenggara Event/ Pameran (PT Dyandra Promosindo)
  2. Bisnis Pendukung Event (PT Dyamall Graha Utama)
  3. Bisnis Ruang Konvensi dan Pameran (PT Nusa Dua Indonesia)
  4. Bisnis Hotel (PT Graha Multi Utama)