Dyandra Genjot Event Pasar Nasional dan Internasional di Semester Dua

Seremonial groundbreaking Indonesia Pavilion di Expo 2020 Dubai ini dihadiri oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) - Triawan Munaf, Duta Besar RI untuk UAE - Husin Bagis, Konsulat Jenderal RI di Dubai - Ridwan Hassan, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI sekaligus Komisaris Jendral Paviliun Indonesia di Expo 2020 Dubai - Dody Edward, Direktur Utama PT Samudra Dyan Praga yang juga menjabat sebagai Direktur PT. Dyandra Media International, Tbk. selaku operating agency Paviliun Indonesia – Hariman Zagloel, Direktur Eksekutif Expo 2020 Dubai - Najeeb Mohammed Al-Ali, Perwakilan dari PT. Astra Internasional, Tbk. sebagai salah satu pihak swasta yang mendukung dan perwakilan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor paviliun Indonesia.

 

Expo 2020 Dubai ini akan diselenggarakan mulai 20 Oktober 2020 hingga 10 April 2021 di kawasan Dubai Selatan (Dubai South District) yang menempati area seluas 438 hektar dan menampilkan peserta dari 190 negara. Hariman Zagloel selaku Direktur Utama PT Samudra Dyan Praga yang juga menjabat sebagai Direktur PT. Dyandra Media International, Tbk. meninjau dan melakukan supervisi langsung ke Dubai untuk memastikan semua persiapan berjalan lancar dan pembangunan sesuai dengan acuan yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan.

 

Hariman menambahkan, PT. Samudra Dyan Praga berjanji untuk memberikan performa  terbaik dan fokus untuk mengerjakan proyek ini serta menugaskan tim terbaiknya untuk mendukung penyelenggaraan Expo 2020 Dubai agar sesuai dengan standar yang diharapkan. Keikutsertaan Indonesia Expo 2020 Dubai ini menjadi momentum untuk membangun citra positif dan kesadaran dunia mengenai Indonesia dan akan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk perdagangan, pariwisata dan investasi Internasional, khususnya pasar di Timur Tengah sesuai pesan dari Presiden RI beberapa waktu yang lalu.

 

World Expo merupakan pameran berskala dunia yang menampilkan prestasi & kemajuan di bidang industri, teknologi, budaya, lingkungan hidup, dan lain lain. Tiap Expo mempunyai tema berbeda-beda terkait dengan berbagai permasalahan yang ada di dunia. Pertama kali World Expo ini diselenggarakan pada tahun 1851 di London, dan diselenggarakan setiap 5 tahun sekali. World Expo adalah event ketiga terbesar di dunia setelah FIFA World Cup dan Olimpiade. Tahun depan merupakan penyelenggaraan World Expo ke-34 yang mengangkat tema Expo : Connecting Minds, Creating The Future dan menargetkan lebih dari 25 juta pengunjung selama 6 bulan pelaksanaannya. Rangkaian kegiatan di Paviliun Indonesia akan diisi dengan berbagai program selama 173 hari yang meliputi budaya, bisnis, investasi dan pariwisata. Sajian acara tersebut merupakan penjabaran konsep Indonesia Emas 2045 dan tema paviliun 'Transforming Future Civilization Through Innovations and Diversity'.

 

Kepadatan Event di Semester Dua

 

Selain Expo 2020 Dubai, melalui entitas anak PT. Dyandra Promosindo, korporasi baru saja menyelesaikan beberapa penyelenggaraan event seperti event bertaraf international di sektor industri minyak dan gas bumi, The 43rd Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2019 (4-6 September 2019) di JCC. Gelaran IPA Convex yang ke-43 kali ini mengambil tema “Driving Exploration and Optimizing Existing Production for Long Term Energy Security. Gelaran ini diikuti oleh 119 perusahaan peserta pameran serta 1.700 orang peserta konvensi. IPA Convex 2019 juga mengadakan sesi teknis yang diikuti sekitar 120 presentasi dan 60 presentasi poster. Mereka terdiri dari pekerja profesional di industri migas dan para mahasiswa. IPA Convex ini merupakan kerjasama Dyandra Promosindo dengan Indonesian Petroleum Association (IPA) yang telah terjalin sejak tahun 2013.

 

Event lainnya yang telah sukses diselenggarakan antara lain event Business to Business (B2B) yaitu The 17th International Franchise, License and Business Concept Expo & Conference (IFRA) 2019 (5-7 Juli 2019) di JCC dan Jakarta Wedding Festival (26-28 Juli 2019) di JCC.

 

Memasuki bulan September 2019, Dyandra Promosindo siap untuk mengenjot penyelenggaraan beberapa event lain, diantaranya :

 

No

Name of Exhibition/ Event

Showdays

Venue

1

Kickfest Malang

6 – 8 September 2019

Lap. Rampal Malang

2

Kompas Travel Fair

20 - 22 September 2019

Jakarta Convention Center

3

Indonesia International Property Expo - Jakarta

21 - 29 September 2019

Jakarta Convention Center

4

Indonesia Fintech Summit & Expo

23 - 24 September 2019

Jakarta Convention Center

5

Synchronize Festival

4 - 6 Oktober 2019

Gambir Expo Kemayoran

6

Indonesia International Motor Show Surabaya

30 Oktober – 3 November 2019

Grand City Surabaya

7

Kickfest Bandung

31 Oktober – 3 November 2019

PPI Lapangan Pussenif Bandung

8

Indo EBTKE ConEx

6 - 8 November 2019

JIExpo Kemayoran

9

Wedding Celebration Festival (WCF)

22 - 24 November 2019

Jakarta Convention Center

10

Konferensi Musik Indonesia (KAMI)

23 - 24 November 2019

 Bandung

11

IIMS Motobike Expo

29 November - 1 Desember 2019

Istora Senayan

 

Selain exhibition, melalui entitas anak lainnya, yaitu PT. Dyandra Global Edutainment sukses menggelar konser penampilan duo legendaris TVXQ! Concert – CIRCLE - #with in JAKARTA 2019 yang diselenggarakan pada tanggal 31 Agustus 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai yang berhasil dihadiri oleh ribuan pengunjung Cassiopeias (sebutan para penggemar TVXQ!). Kategori tiket yang tersedia dibanderol dari harga Rp 900.000 hingga Rp 2.950.000.

 

Selain TVXQ!, Dyandra Global Edutainment juga akan membawa dua konser group K-Pop lainnya di penghujung tahun 2019 dan awal tahun 2020. Dua konser ini diharapkan dapat mendatangkan lebih dari 18.000 penonton.

 

Hendra Noor Saleh selaku Direktur Utama Dyandra Promosindo yang juga menjabat sebagai Direktur PT. Dyandra Media International, Tbk. berharap penyelenggaraan event di semester kedua ini, bahkan beberapa event yang diselenggarakan secara simultan, merupakan salah satu bentuk komitmen Dyandra untuk berperan dalam meningkatkan industri MICE baik di Indonesia maupun di pasar Internasional. “Harapan kami, kontribusi beberapa event di semester dua ini dapat meningkatkan pertumbuhan pendapatan yang akan tercermin pada laporan keuangan kuartal III dan kuartal IV. Beberapa proyek event yang tergolong baru merupakan salah satu strategi manajemen untuk dapat mengakomodir kebutuhan pasar. Event baru ini menyerap capital dan SDM yang tidak sedikit dan diharapkan dapat berdampak besar terhadap perkembangan perusahaan ke depan”, tutup Kohen, panggilan akrab Hendra Noor Saleh.

 

 

***